BEM Nusantara Imbau Mahasiswa Tak Mudah Terprovokasi dan Jaga Ketertiban Masyarakat

Yogyakarta – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi ruang konsolidasi mahasiswa nasional dalam pelaksanaan Pra Temu Nasional XV BEM Nusantara 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Temu Nasional XV sekaligus momentum memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antarmahasiswa dari berbagai daerah.

Forum tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk bertukar pandangan dan membahas berbagai dinamika nasional, sekaligus memperkuat arah gerakan mahasiswa agar tetap kritis, konstruktif, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

Dalam konsolidasi tersebut, BEM Nusantara mendorong agar penyampaian aspirasi mahasiswa dilakukan secara tertib dan bertanggung jawab. Mahasiswa juga diharapkan tidak mudah terprovokasi maupun memberikan ruang bagi pihak-pihak yang berupaya menunggangi gerakan mahasiswa untuk kepentingan tertentu.

Koordinator Pusat BEM Nusantara, Muhammad Sardani, menyampaikan bahwa BEM Nusantara memilih untuk tidak turun dalam aksi dan lebih mengedepankan konsolidasi, dialog, serta penyampaian gagasan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menyikapi berbagai persoalan nasional.

Sardani juga mengajak rekan-rekan mahasiswa di berbagai daerah untuk menjaga persatuan dan keamanan serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang. Menurutnya, mahasiswa tetap dapat menjalankan fungsi kontrol sosial tanpa harus mengabaikan ketertiban dan kepentingan masyarakat.

“BEM Nusantara memilih tidak turun aksi dan mengedepankan dialog serta gagasan. Kami mengajak rekan-rekan mahasiswa untuk menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama menjaga Kamtibmas,” ujar Sardani.

Sardani menegaskan bahwa sikap tersebut tidak berarti mahasiswa kehilangan fungsi kritisnya. Mahasiswa tetap memiliki ruang untuk mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah secara objektif, konstitusional, dan bertanggung jawab, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta persatuan bangsa.

Di akhir pernyataannya, Muhammad Sardani bersama BEM Nusantara menyatakan dukungan terhadap Polri dan Pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta stabilitas nasional, sekaligus mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk turut menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan mendukung keberlangsungan pembangunan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *